54.000-an Mobil yang Bermasalah Full Self-Driving Bakal Ditarik, CEO Tesla Elon Musk: Tidak Ada Masalah Fungsi

- Rabu, 2 Februari 2022 | 15:39 WIB
Masalah pemanasan terjadi bahkan setelah Tesla awal tahun lalu mengganti sensor yang rusak pada pompa panas di beberapa kendaraan Model 3 dan Model Y 2020-2021 untuk mengatasi masalah tersebut. (Instagram teslamotors)
Masalah pemanasan terjadi bahkan setelah Tesla awal tahun lalu mengganti sensor yang rusak pada pompa panas di beberapa kendaraan Model 3 dan Model Y 2020-2021 untuk mengatasi masalah tersebut. (Instagram teslamotors)

 

AYOMALANG.COM -- Tesla Incorporation akan menarik 53.822 kendaraan AS. Kendaraan yang diduga bermasalah berisi perangkat lunak Full Self-Driving (Beta) perusahaannya yang memungkinkan beberapa model melakukan penghentian bergulir.

Dan tidak berhenti total di beberapa persimpangan yang menimbulkan risiko keselamatan.

Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) mengatakan penarikan itu mencakup beberapa model S dan Model X 2016-2022, Model 3 2017-2022, dan Model Y 2020-2022.

Baca Juga: Ditawari Mobil Tesla Setelah Jadi Miliarder, Ini Jawaban Gozali Everyday

NHTSA mengatakan fitur yang juga dikenal sebagai FSD Beta memungkinkan kendaraan berjalan melalui persimpangan jalan tanpa berhenti terlebih dahulu.

"Tesla akan melakukan pembaruan perangkat lunak over-the-air yang menonaktifkan fungsi 'penghentian bergulir'," kata NHTSA.

Badan tersebut menambahkan bahwa pihaknya mempertahankan diskusi rutin dengan semua produsen untuk membahas potensi masalah keamanan dari jenis sistem ini.

Elon Musk (IJRO)

Chief Executive Officer Tesla Elon Musk mengatakan di Twitter tidak ada masalah keamanan dengan fungsi tersebut.

Halaman:

Editor: Suryo Eko Prasetyo

Sumber: KBRN

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Presiden Jokowi Lepas Parade MotoGP di Jakarta

Rabu, 16 Maret 2022 | 11:38 WIB
X