Kejaksaan Agung Meluncurkan Investigasi Suap terhadap Maskapai Garuda Indonesia

- Jumat, 21 Januari 2022 | 22:03 WIB
Garuda Indonesia (Foto: twitter.com/@indonesiaGaruda)
Garuda Indonesia (Foto: twitter.com/@indonesiaGaruda)

JAKARTA, AYOMALANG.COM -- Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mengumumkan pada hari Rabu 19 Januari 2022 bahwa kantornya telah meluncurkan penyelidikan kriminal.

Itu atas dugaan korupsi di maskapai nasional Garuda Indonesia tentang sewa pesawat.

Burhanuddin mengatakan, dugaan penipuan pengadaan telah merugikan negara sedikitnya Rp 3,6 triliun ($250 juta).

“Ada sejumlah kontrak sewa yang akan diselidiki secara menyeluruh. Mengenai sewa pesawat ATR, Bombardier, Airbus, dan Boeing," ungkap jaksa agung dalam konferensi pers virtual di Jakarta sebagaimana dikutip AyoMalang dari video yang diunggah di kanal YouTube KompasTV pada Rabu 19 Januari 2022.

Tahap awal penyidikan akan mencakup penyewaan pesawat ATR 72-600 dan Bombardier, menurut Febrie Adriansyah, Wakil Jaksa Agung untuk kejahatan khusus.

Baca Juga: Diduga Suntikkan Vaksin Kosong Ini Alasan Dokter yang Melakukannya, Polda Sumut Periksa 5 Orang di Medan

“Ada kerugian yang cukup signifikan dalam kasus ini. Misalnya, dalam sewa pesawat saja, Garuda merugi sekitar Rp 3,6 triliun,” kata Febrie.

Mantan Kajati DKI Jakarta itu menegaskan, dugaan korupsi itu terjadi pada masa kepemimpinan Emirsyah Satar.

Kini terpidana itu menjalani hukuman delapan tahun penjara. Dia terbukti menerima uang suap jutaan dolar dan barang mewah. Penyuapnya perorangan dan perusahaan pemenang kontrak pengadaan dari Garuda.

Halaman:

Editor: Suryo Eko Prasetyo

Sumber: Youtube KompasTV

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bak Kepingan Surga! Pesona Alam Kepulauan Gili!

Kamis, 30 Juni 2022 | 14:40 WIB
X