Gus Yahya: Kalau Saya Tidak Bertemu Gus Dur, Mungkin Saya Sudah Ikut FPI

- Senin, 20 Desember 2021 | 22:05 WIB
KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya  (Foto: tangkapan layar youtube.com/nuonline)
KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya (Foto: tangkapan layar youtube.com/nuonline)

MALANG, AYOMALANG.COM - KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyebutkan bahwa pemikiran-pemikirannya dipengaruhi oleh Gus Dur atau Presiden RI ke-6 KH Abdurrahman Wahid.

Gus Yahya mengatakan kalau sekarang kelihatan moderat, demokratis, itu belakangan saja.

"Kalau ndak ketemu Gus Dur, mungkin saya sudah ikut FPI kemana-mana," kata Gus Yahya sembari tertawa ringan, dikutip Ayomalang.com dari wawancara eksklusif yang diunggah akun YouTube NU Online, 18 Desember 2021.

Dalam video yang berjudul "Lebih Dekat KH Yahya Cholil Staquf, jelang Muktamar ke-34 NU Lampung", Gus Yahya merasa kalau bukan hanya dirinya saja yang pemikirannya diubah Gus Dur, tapi seluruh generasi seusianya.

"Cara saya menanggapi masalah-masalah secara intelektual itu Gus Dur yang saya jadikan teladan dan rujukan," ujar Gus Yahya, yang bakal mencalonkan diri sebagai Ketum PBNU di Muktamar ke-34 Lampung ini.

Baca Juga: Jelang Muktamar ke-34 NU, KH Yahya Cholil Staquf Sebut Umat Islam di Indonesia yang Terbaik

Menrutnya, pengalamannya bersama Gus Dur saat menjadi juru bicara kepresidenan merupakan pengkaderan secara langsung meskipun tidak secara formal.

Ia mengungkapkan saat menjadi juru bicara kepresidenan, salah satu tugasnya sebagian besar adalah menemani presiden ketika sendirian atau tidak ada tamu.

Setiap kali presiden sendirian selalu dipanggil Gus Dur, atau ajudannya yang memanggil agar presiden ditemani oleh Gus Yahya.

Halaman:

Editor: Hari Istiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bak Kepingan Surga! Pesona Alam Kepulauan Gili!

Kamis, 30 Juni 2022 | 14:40 WIB
X