Viral Berita Pekerja Swalayan Curhat Gaji Dipotong, Kementerian Tenaga Kerja: Itu Hoaks dan Sudah Damai

- Senin, 11 Oktober 2021 | 17:25 WIB
ILUSTRASI: Uang (Foto: bareksa)
ILUSTRASI: Uang (Foto: bareksa)

 

MALANG, AYOMALANG.COM -- Viral berita pekerja swalayan yang curhat akibat gajinya dipotong memantik reaksi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Kementerian yang dipimpin politisi PKB Ida Fauziah itu menyampaikan klarifikasi agar kabar miring itu tidak terlanjur menjadi bola liar.

Melalui Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PHI dan Jamsos) Kemnaker, Indah Anggoro Putri menyatakan, bahwa postingan yang diunggah Riio Nevil Jarii di media sosial terkait gaji pekerja swalayan di Kabupaten Pringsewu dipotong merupakan hoaks.

"Setelah kami melakukan koordinasi dan pengecekan, ternyata postingan itu hoaks dan tidak dapat dipertanggungjawabkan," demikian disampaikan Indah Anggoro Putri sebagaimana laman resmi Kemnaker, Senin 11 Oktober 2021 dikutip AyoMalang.com.

Menurut Indah Anggoro Putri, tidak ada warga Kabupaten Pringsewu atas nama Lisa Amelia. Kepastian tersebut diperoleh setelah Disnakertrans Pringsewu berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Pringsewu.

"Jadi tidak ditemukan data atas nama Lisa Amelia sebagai warga Kabupaten Pringsewu," bantah Indah.

Setelah mengecek ke pemilik Toko Jasmine Mart, nama Lisa Amelia tidak ada dalam daftar sebagai karyawan toko tersebut.

Kemudian slip gaji yang diposting dalam media sosial juga tidak sama atau berbeda dengan slip gaji yang dimiliki dan dikeluarkan Toko Jasmine Mart.

Atas kasus tersebut, lanjut Indah, pemilik Toko Jasmine Mart telah melakukan somasi kepada Riio Nevil Jarii terkait dengan postingan yang mencemarkan nama baik tokonya.

Namun, kini permasalahan tersebut telah berakhir dengan klarifikasi dan permintaan maaf yang dilakukan Rioo Nevil Jarii kepada pemilik toko yang berujung perdamaian antara kedua belah pihak.

"Kedua belah pihak berdamai tanpa ada tuntutan dan disaksikan oleh Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban Kecamatan Pringsewu," imbuh Indah.

Atas kasus tersebut, perempuan berhijab ini berpesan kepada siapa pun agar bijak dalam menggunakan media sosial. (**)

Editor: Suryo Eko Prasetyo

Sumber: instagram @Kemnaker

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X