Laga BEM SI kontra BEM Nusantara Di Polemik TWK KPK. Siapa Yang Bertaring

- Senin, 27 September 2021 | 09:45 WIB
Ben Nusantara //glora.co
Ben Nusantara //glora.co

MALANG,AYOMALANG.COM-BEM SI kontra BEM Nusantara mewarnai polemik Polemik pegawai KPK yang tak lolos TWK.

Diketahui sebelumnya, Presiden Jokowi mendapatkan ultimatum 3x24 Jam untuk mengangkat kembali Novel Baswedan sekaligus membatalkan hasil tes wawasan kebangsaan (TWK) pegawai KPK.

Ultimatum tersebut disampaikan Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) dan Gerakan Selamatkan KPK (Gasak).

BEM SI dan Gasak itu berkirim surat yang ditujukan kepada Presiden Jokowi, pada Kamis (23/9/2021).

BEM SI dan Gasak ultimatum presiden akan turun ke jalan dengan menggelar aksi besar-besaran jika tuntutan itu tidak terpenuhi.

“Jika Bapak masih saja diam, maka kami bersama elemen rakyat akan turun ke jalan menyampaikan aspirasi yang rasional untuk Bapak realisasikan,” bunyi surat tersebut.

Menurut BEM SI dan Gasak, sejatinya ada beberapa alasan yang bisa menjadi dasar bagi Presiden Jokowi untuk turun tangan langsung.

Di antaranya, karena KPK dilemahkan secara terstruktur, sistematis, dan masif melalui revisi Undang-undang.

Sementara secara kebersamaan muncul Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara meminta agar seluruh pihak menghentikan polemik pegawai KPK yang tidak lolos TWK.

Halaman:

Editor: Ach Zaini Khusyairi

Tags

Terkini

X