Kata Mutiara ala Dokter Khasan, Hipnoterapis dari Kota Malang: Esuk Dele, Sore Tempe

- Sabtu, 22 Januari 2022 | 05:05 WIB
ilustrasi berubah (pixabay)
ilustrasi berubah (pixabay)

 

ESUK DELE SORE TEMPE [pagi kedelai, (berubah) sore tempe]. Demikian bunyi peribahasa dalam bahasa Jawa untuk menggambarkan orang yang kerap kali berubah.

Baik dalam perkataan dan pendirian alias tidak konsisten. Sikap tidak konsisten tentu saja akan mengecewakan orang-orang di sekitarnya.

Orang lain sulit “memegang” perkataannya. Dan cenderung akan menghindar apabila harus berurusan dengan orang yang tidak konsisten itu.

Tentu saja tidak ada tindakan yang tidak keluar dari hati dan pikiran manusia.

Ini merupakan sebuah gambaran untuk menjelaskan karakter yang melekat erat di dalam hati alias yang sudah menjadi kebiasaan.

Tidak ada kebiasaan yang tidak datang lewat praktik yang berulang-ulang. Sikap tidak konsisten membuat orang menjauhi kita.

Sebaliknya, sikap konsisten dalam kasih dan kesetiaan akan menjadi magnet yang menarik orang untuk mendekati kita. (**)

Editor: Suryo Eko Prasetyo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X