Kata Mutiara ala Dokter Khasan, Hipnoterapis dari Kota Malang: Telur-telur Emas

- Minggu, 16 Januari 2022 | 05:05 WIB
Ilustrasi telur emas. (KoranMemo.com)
Ilustrasi telur emas. (KoranMemo.com)

UNTUK tahun ajaran ini, sang mama sudah 3 kali dipanggil bolak-balik ke sekolah. Dua kali dia datang, yang ketiga dia meminta suaminya ijin dari kantor untuk datang menghadap Bu Guru.

Dia sudah merasa tidak punya muka dan kehilangan keberanian menemui Bu Guru. Alasan pemanggilan sama: putri mereka nilai UTS dan UAS semester lalu ada yang di bawah KKM, dan nilai UTS semester ini juga 3 nilai di bawah KKM.

Sang mama mengamati putrinya. Anak yang ramah, pecinta damai, suka berteman, suka menolong orang lain, murah hati, berjiwa seni, hobi makan dan hobi masak.

Cita-citanya jadi chef ternama yang membuat resep rahasia atau menjadi fotografer yang membuat pameran foto kemanusiaan.

Dia tampak begitu bahagia menjalani kehidupannya, sampai saat ini. Dia, seorang mama yang sabar dan senang bermain bersama anak-anak.

Tiba-tiba menjadi begitu mudah berteriak, menuntut banyak, dan bahkan 'menyiksa' putri kesayangannya ini supaya nilainya jangan di bawah KKM.

Makin dia bentak, makin putrinya tidak bisa. Di sekolah, saat ulangan tematik, untuk bagian matematika, semua dikosongkan sehingga nilainya 0.

Bu Guru bertanya, "kenapa kosong?" anak menjawab "tidak bisa", dan ia menunduk saja diam.

Sang Mama jadi rajin berkata, "masa gitu saja tidak bisa?", "memangnya kamu sebodoh itu?" putrinya biasanya menggeleng atau menjawab "tidak, ma, aku tidak sebodoh itu".

Halaman:

Editor: Suryo Eko Prasetyo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X