Ini Alasan Gus Baha Mengagumi Sosok Gus Dur

- Selasa, 7 Desember 2021 | 05:55 WIB
KH Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha) yang mengagumi Gus Dur dari sisi Fikih.
KH Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha) yang mengagumi Gus Dur dari sisi Fikih.

MALANG, AYOMALANG.COM - Bulan Desember dikenal sebagai bulan Gus Dur. Sebab, Presiden RI ke-4 yang bernama lengkap KH Abdurrahman Wahid ini wafat di bulan tersebut. Tepatnya pada 30 Desember 2009.

Sosok Gus Dur menyimpan banyak kenangan dan tauladan bagi rakyat, pejabat, kaum minoritas, hingga ulama di seluruh Indonesia dan dunia. Salah satunya adalah KH Ahmad Bahaudin Nur Salim atau Gus Baha.

Ulama yang belakangan namanya kian dikenal luas karena penjelasannya ketika mengaji mudah diterima masyarakat luas ini pun mengaku kagum dengan Gus Dur. Apa alasannya?

Baca Juga: Mengenal Gus Dur, Gebrakan di Awal Menjabat Presiden dengan Membubarkan Departemen Penerangan dan Depsos

Saat menghadiri Haul ke-10 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Pesantren Tebuireng, Jombang, pada 19 Desember 2019, Gus Baha mengaku kagum dengan Gus Dur dari sisi Fikih.

Gus Baha mengatakan, ketika Gus Dur dilengserkan dari jabatan presiden, yang paling dikenang oleh Gus Baha dan ulama seluruh Indonesia dan dunia adalah keberhasilan Gus Dur mengelola konflik itu tidak sampai terjadi pertumpahan darah.

"Itu satu prestasi yang insyaallah jadi amal beliau dan semoga mendapat ridho Allah SWT. Karena yang paling dihindari oleh Islam adalah jangan sampai ada darah menetes apalagi demi kekuasaan," kata Gus Baha, dikutip Ayomalang.com dari akun Youtube NU Online yang diunggah pada 25 Desember 2019.

Baca Juga: Mengenal Gus Dur, Mendirikan Partai Kebangkitan Bangsa dan Menjadi Presiden RI ke-4

Gus Baha melanjutkan, sehingga pada peristiwa perjanjian Hudaibiyah, Rasulullah SAW menerima perdamaian ketika terjadi tarik ulur dalam perjanjian tersebut.

Halaman:

Editor: Hari Istiawan

Sumber: Youtube NU Online

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X