Tim Gabungan Tragedi Kanjuruhan Ini Langsung Bekerja Tempuh Langkah-langkah Pendalaman Investigasi

- Senin, 3 Oktober 2022 | 12:26 WIB
Tragedi Kanjuruhan menewaskan lebih dari 120 orang, pemerintah membentuk tim investigasi gabungan Kemenpora, Polri, PSSI (Dok PSSI)
Tragedi Kanjuruhan menewaskan lebih dari 120 orang, pemerintah membentuk tim investigasi gabungan Kemenpora, Polri, PSSI (Dok PSSI)

AYOMALANG.COM -- Kapolri Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan bersama mengunjungi Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang pada Minggu 2 November 2022 petang-malam.

Dalam kesempatan ini turut hadir sejumlah petinggi. Di antaranya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia Muhadjir Effendi dan Menpora Zainudin Amali

Kemudian, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Nico Afinta, Ketua Komdis Erwin Tobing, dan Dirut PT Liga Indonesia Baru Ahmad Hadian Lukita.

"PSSI menyampaikan duka yang mendalam terkait insiden ini. Kami juga meminta maaf kepada keluarga korban dan semua pihak,” ungkap Mochamad Iriawan sebagaimana lansiran pssi.org pada 3 Oktober 2022.

Baca Juga: 87 Nama Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022 Teridentifikasi Berdasar Abjad dan Asal Rumah Sakit

"Tentu menjadi evaluasi PSSI agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Kami juga langsung membentuk tim investigasi untuk insiden ini. Tim sudah bekerja mulai hari ini," lanjutnya.

PSSI mendukung pihak kepolisian untuk menyelidiki kasus ini. Apalagi kejadian ini mencoreng wajah sepakbola Indonesia.

"Untuk sementara kompetisi Liga 1 musim 2022-2023 kami hentikan selama satu pekan. Selain itu tim Arema FC dilarang menjadi tuan rumah selama sisa kompetisi musim ini," tegas pensiunan Polri berpangkat bintang tiga itu.

Baca Juga: Aremania Beri Waktu 7 Hari, Dalang dan Pelaku Tragedi di Stadion Kanjuruhan Harus Terungkap

Halaman:

Editor: Suryo Eko Prasetyo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X