Pajak Digital Rp7,1 Triliun Terhimpun dari Pengenaan Pajak Pertambahan Nilai Sampai 30 Juni 2022

- Rabu, 6 Juli 2022 | 18:37 WIB
Ilustrasi pajak digital. (Sinar Harapan)
Ilustrasi pajak digital. (Sinar Harapan)

AYOMALANG.COM -- Pemerintah menghimpun Rp7,1 triliun dari pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sampai 30 Juni 2022.

Yaitu atas pemanfaatan barang tidak berwujud maupun jasa dari luar Indonesia di dalam Indonesia 

Yakni melalui perdagangan yang menggunakan sistem elektronik (PMSE). Jumlah tersebut berasal dari 97 penyelenggara PMSE yang telah melakukan pemungutan dan penyetoran ke kas negara.

Baca Juga: Wakil Presiden Ma'ruf Amin Ajak Masyarakat Taat Pajak dengan e-Filing, Lapor SPT Tahunan Tepat Waktu

“Untuk tahun 2022 sendiri, total setoran sudah sebesar Rp2,5 triliun,” ungkap Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Neilmaldrin Noor sebagaimana siaran pers diterima AyoMalang.com dari Humas Kanwil DJP Jatim III

Sementara itu, jumlah keseluruhan penyelenggara PMSE yang telah ditunjuk oleh DJP sebagai pemungut PPN sampai Juni 2022 ada 119 pelaku usaha.

Pada April 2022, DJP melakukan delapan penunjukan. Antara lain, Iqiyi International Singapore Pte Ltd, Global Cloud Infrastructure Limited, John Wiley & Sons, Inc, dan Springer Nature Customer Service Center Gmbh.

Baca Juga: Terdakwa Perpajakan Kanwil DJP Jatim III Rugikan Negara Rp420 Juta Divonis 3 Tahun Penjara-Denda Rp840 Juta

Kemudian, Springer Nature Limited, Paypro Europe Limited, Biomed Central Limited dan Unity Technologies Aps, dan satu pencabutan. Yakni Fenix International Limited.

Halaman:

Editor: Suryo Eko Prasetyo

Sumber: Humas Kanwil DJP Jatim III

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X