Tantangan Mengurai Kesenjangan Upah Berbasis Gender di Indonesia, Utamanya Bagi SDM yang Unggul

- Selasa, 5 Juli 2022 | 12:54 WIB
Ilustrasi kesenjangan upah di Indonesia
Ilustrasi kesenjangan upah di Indonesia

AYOMALANG.COM -- Kesetaraan gender merupakan salah satu masalah klasik di Indonesia. Sampai kini masih menjadi topik hangat yang terus diperbincangkan.

Kesetaraan gender ini masih menjadi bayang-bayang Indonesia. Terutama pada perempuan. Sekali pun sudah ada beberapa hukum yang telah menjelaskan mengenai kesetaraan gender.

Seperti pasal 29 ayat (2) dan pasal 28 I (2) mengenai perempuan dan laki-laki. Yakni memiliki hak yang sama atas hidup mereka dan memiliki kemerdekaan atas segala perlakuan yang bersifat diskriminatif atas dasar apapun.

Baca Juga: 5 Skill yang Perlu Dikuasai Di Dunia Kerja Masa Depan

Dewasa ini, masalah kesetaraan gender merembet pada kesenjangan upah berbasis gender yang sayangnya tidak banyak dibicarakan.

Kesenjangan upah berbasis gender ini menjadi kontroversial terutama di kalangan daerah kabupaten. Tidak sedikit para pemilik usaha yang memberi upah pegawainya berdasarkan gender.

Mereka membayar upah perempuan lebih rendah dibandingkan dengan upah laki-laki. Alasannya, karena perempuan hanya membiayai dirinya sendiri, sedangkan laki-laki menjadi tulang punggung dan harus membiayai keluarga.

Baca Juga: 7 Tips Sukses Wawancara Kerja, Simak dan Perhatikan dengan Baik!

Padahal jobdesk atau tanggung jawab tugasnya juga sama. Hal ini jelas perbuatan yang melawan hukum. Banyak pihak yang seakan tutup mata mengenai perbuatan diskriminatif ini.

Halaman:

Editor: Suryo Eko Prasetyo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X