7 Bulan Penjara dan Denda Rp 50 Juta, Tuntutan Jaksa kepada Penendang Sesajen di Lokasi Bencana Gunung Semeru

- Selasa, 24 Mei 2022 | 23:36 WIB
Hadfana Firdaus diduga pria pelaku aksi intoleran buang dan tendang sesajen di lokasi Erupsi Gunung Semeru (Instagram/@lampion_nkri)
Hadfana Firdaus diduga pria pelaku aksi intoleran buang dan tendang sesajen di lokasi Erupsi Gunung Semeru (Instagram/@lampion_nkri)

 

AYOMALANG.COM -- Lama tak terdengar kasus penendang sesajen oleh Hadfana Firdaus di kawasan erupsi Gunung Semeru ternyata sudah tahapan tuntutan.

Terdakwa penendang sesajen di lokasi bencana Gunung Semeru yang menimbulkan kegaduhan masyarakat itu dituntut jaksa 7 bulan pidana penjara.

JPU (Jaksa Penuntut Umum) Kejaksaan Negeri Lumajang dalam surat tuntutannya mengajukan ke majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Lumajang agar terdakwa didenda Rp50 juta subsider kurungan 3 bulan.

Baca Juga: Suku Tengger Demo di DPRD Lumajang Minta Penendang Sesajen Dihukum, Kapolri Bicara Potensi Restorative Justice

Sidang dengan terdakwa Hadfana Firdaus yang ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Lumajang itu digelar secara virtual dari PN Lumajang pada Selasa 24 Mei 2022.

Hadfana didakwa dengan Pasal 45 ayat 2 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) karena dengan sengaja menyebar video penendangan sesajen.

Lantaran berada lokasi bencana nasional Gunung Semeru, mengakibatkan kegaduhan di masyarakat. Terlepas dari dakwaan UU ITE, penendangan sesajen itu juga beraroma penistaan agama.

"Terdakwa Hadfana dituntut hukuman 7 bulan penjara dan denda Rp 50 juta subsider 3 bulan kurungan," ucap Kasi Pidana Umum Kejari Lumajang Mirzantio saat membacakan surat tuntutannya sebagaimana lansiran jaringan Suara.com.

Halaman:

Editor: Suryo Eko Prasetyo

Sumber: Suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bak Kepingan Surga! Pesona Alam Kepulauan Gili!

Kamis, 30 Juni 2022 | 14:40 WIB
X