Dampak Merebaknya Wabah Virus PMK Membuat Harga Daging Sapi Justru Kini Malah Turun, Simak Ulasannya Disini

- Minggu, 22 Mei 2022 | 19:15 WIB
Dampak Wabah Virus PMK membuat Harga Daging Sapi Turun. (Pixabay.com)
Dampak Wabah Virus PMK membuat Harga Daging Sapi Turun. (Pixabay.com)

AYOMALANG.COM -- Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) merupakan penyakit hewan menular bersifat akut yang disebabkan oleh virus tipe A dari Family Picornaviridae genus Apthovirus.

Seperti yang saat ini terjadi, banyak hewan ternak seperti sapi yang terjangkit oleh wabah virus PMK, karena virus PMK menyerang hewan berkuku genap contohnya sapi, kambing, dan domba.

Penyakit PMK menyebar cukup cepat mengikuti arus transportasi daging ternak yang sudah terinfeksi.  

Baca Juga: Apa Itu PMK? Mari Kenali Penyakit Mulut dan Kuku yang Sedang Menyerang Hewan Ternak, Begini Penjelasannya

Harga daging sapi di pasar tradisional diakui Kabid Perdagangan, Dinas Perdagangan, Koperasi UMKM dan Perindustrian (DPKUMKMP) Palangka Raya, Hadriansyah, mengalami terdampak wabah PMK di berbagai daerah.

"Seiring informasi ini merebaknya Penyakit Mata dan Kuku yang menyerang sapi di daerah lain, pasokan sapi yang masuk ke Palangka Raya berkurang.

Meski demikian, beberapa hari lalu, harga daging sapi malah justru turun," ujar Hadriansyah, Sabtu 21 Mei 2022 sebagaimana lansiran Suara.com. 

Harga daging sapi murni kini turun Rp10.000 per kilogram. Semula, saat Lebaran harga Rp160.000 kini menjadi Rp150.000 per kilogram.

Baca Juga: Cara Unik dan Tradisional yang Dilakukan Peternak Asal Mojokerto Untuk Mengobati Sapinya yang Terserang PMK

Halaman:

Editor: Suryo Eko Prasetyo

Sumber: Suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bak Kepingan Surga! Pesona Alam Kepulauan Gili!

Kamis, 30 Juni 2022 | 14:40 WIB
X