4 Level Status Gunung Api Berdasar Kementerian ESDM, Ternyata Aktivitas Erupsi Gunung Semeru Level Tertinggi

- Minggu, 4 Desember 2022 | 19:03 WIB
Status Gunung semeru dinaikan dari level siaga menjadi level awas. (Instagram @bbtnbromotenggersemeru)
Status Gunung semeru dinaikan dari level siaga menjadi level awas. (Instagram @bbtnbromotenggersemeru)

AYOMALANG.COM -- Erupsi Gunung Semeru di wilayah perbatasan antara Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur mengalami peningkatan tidak biasa pada Minggu 4 Desember 2022.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menaikkan tingkat aktifitas erupsi Gunung Semeru dari Level III (Siaga) ke Level IV (Awas), terhitung mulai tanggal 4 Desember 2022 pukul 12.00 WIB.

Hasil analisis pemantau secara visual dan kegempaan menunjukan terjadi peningkatan aktivitas. Kementerian ESDM dalam rilisnya pada 4 Desember 2022 siang menyebutkan erupsi Gunung Semeru yang disertai awan panas guguran (APG) dengan tinggi kolom erupsi tidak teramati.

Baca Juga: Aktivitas Vulkanik Naik, Awas Erupsi Gunung Semeru di Depan Mata Warga di 2 Kabupaten Ini, Berikut Imbauannya

Turut teramati awan panas guguran dengan jarak 12 km dari puncak dan masih terus berlangsung. Dengan jumlah dan jenis gempa yang terekam didominasi oleh gempa awan panas dan gempa letusan 13 kali.

Amplitudo awan panas terekam 40 mm dan masih berlangsung. Apa artinya Level IV (Awas) Gunung Semeru? Berdasarkan Permen ESDM Nomor 15 Tahun 2011, tingkat aktivitas gunung api dibagi menjadi empat.

Sebagaimana dikutip AyoMalang.com dari vsi.esdm.go.id berikut empat tingkat aktivitas gunung api:


1. Level I (Normal)

Hasil pengamatan visual dan instrumental fluktuatif, tetapi tidak memperlihatkan peningkatan aktivitas yang signifikan Ancaman bahaya berupa gas beracun di sekitar kawah (pada gunung api tertentu).

Halaman:

Editor: Suryo Eko Prasetyo

Sumber: vsi.esdm.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X