Kasus Bullying Anak di Malang, Bupati Berikan Arahan Anti Kekerasan Anak di Pondok Pesantren dan Sekolah

- Sabtu, 3 Desember 2022 | 13:15 WIB
Kasus Bullying Anak di Malang, Bupati beikan Arahan Anti Kekerasan Anak di Pondok Pesantren dan Sekolah (malangkab.go.id)
Kasus Bullying Anak di Malang, Bupati beikan Arahan Anti Kekerasan Anak di Pondok Pesantren dan Sekolah (malangkab.go.id)

AYOMALANG.COM - Setelah viral aksi bullying atau perundungan siswa kelas 2 SD di Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang, pemerintah kabupaten Malang berikan arahan tentang anti kekerasan kepada anak di lingkungan pesantren dan sekolah.

Acara ini digelar di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Kamis (1/12) Malam dan dihadiri oleh Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M. M., dan Wakil Bupati Malang Drs. H. Didik Gatot Subroto, S. H., M. H.

Selain menggelar acara ini untuk memberikan pencerahan terkait bahaya perundungan di lingkungan peserta didik, juga ada bantuan hibah untuk pondok pesantren.

Tampak hadir pada acara tersebut ada Dandim 0818 Malang-Batu, Jajaran Forkopimda Kabupaten Malang, Ketua KPAI selaku narasumber, Kepala Kemenag Kabupaten Malang, Pimpinan Pondok Pesantren serta Sejumlah Jajaran Kepala OPD Kabupaten Malang.

Baca Juga: Fashion Show dan Bincang Wasata Ramaikan East Java Fashion Harmony (EJFH) Bromo 2022

Seperti yang umum diketahui, Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam yang memberikan pengajaran, pendidikan, dan keteladanan dari seorang kyai kepada santrinya.

Sehingga pendidikan pesantren diharapkan dapat menempa diri santri menjadi pribadi yang mandiri, mengembangkan semangat kebersamaan yang meliputi sikap tolong-menolong, kesetiakawanan, dan persaudaraan sesama santri.

Pesantren yang tumbuh dan berkembang di masyarakat dengan kekhasannya telah berkontribusi penting dalam mewujudkan Islam yang rahmatan lil'alamin dengan melahirkan insan beriman yang berkarakter, cinta tanah air dan berkemajuan.

Tidak hanya itu, pendidikan di pesantren juga telah terbukti memiliki peran nyata, baik dalam pergerakan dan perjuangan meraih kemerdekaan maupun pembangunan nasional dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Halaman:

Editor: Saiful Anwar

Sumber: malangkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X