Aremania Beri Waktu 7 Hari, Dalang dan Pelaku Tragedi di Stadion Kanjuruhan Harus Terungkap

- Senin, 3 Oktober 2022 | 09:47 WIB
Aremania memberi waktu 7 hari agar pihak yang bertanggung jawab atas tragedi di Stadion Kanjuruhan malang terungkap.
Aremania memberi waktu 7 hari agar pihak yang bertanggung jawab atas tragedi di Stadion Kanjuruhan malang terungkap.

AYOMALANG.COM -- Doa bersama yang digelar Aremania, supporter Arema FC di depan Stadion Gajayan Kota Malang, Minggu (2/10/2022) malam juga disertai pernyataan sikap yang menuntut dalang dan pelaku yang menyebabkan ratusan orang meninggal diungkap.

Hal itu diungkapkan perwakilan Aremania Gus Durian, Dersey, yang menyatakan pertemuan di depan Stadion Gajayana merupakan gerakan spontanitas para suporter.

"Ini spontanitas dari temen-temen Aremania korwil yang ada di Malang Raya. Ini sebagai bentuk empati atas meninggalnya dulur-dulur kita yang menjadi korban di Kanjuruhan kemarin, acara ini pure simpati, tidak ada yang menggerakkan dan mengalir apa adanya," ujar Dersey, dikutip Ayomalang.com dari Suara.com, Senin (3/10/2022).

Baca Juga: Profil Biodata Jebret, Valentino Simanjuntak, Presenter Arema FC vs Persebaya FC yang Mundur, Profesi Lengkap

Dalam pertemuan dadakan tersebut, Aremania menuntut kepolisian segera mencari tersangka atas tragedi Kanjuruhan tersebut.

"Harus ada yang bertanggung jawab, siapapun itu namanya Panpel atau siapapun," kata Dersey.

Ia meminta proses hukum berjalan seadil-adilnya. Aremania, kata Dersey, akan mengawal kinerja kepolisian dalam mengusut tragedi ini.

Mereka juga mendesak polisi agar segera memutuskan siapa saja tersangka dan dalang di balik tragedi ini.

Baca Juga: Begini Alasan Valentino Simanjuntak Mendadak Putuskan Mengundurkan Diri sebagai Komentator Liga 1 di Indosiar

Halaman:

Editor: Hari Istiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X