Ini Alasan Pengelola Taman Hutan Raya Raden Suryo yang Naungi Gunung Arjuno-Welirang Larang Masuk Motor Trail

- Senin, 15 Agustus 2022 | 17:18 WIB
Ilustrasi offroader melintas kawasan hutan. (zigwheels.co.id)
Ilustrasi offroader melintas kawasan hutan. (zigwheels.co.id)

 

AYOMALANG.COM -- Penghobi motor trail yang biasa melintasi Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo harus mencari alternatif pengganti jika tetap mendukung konservasi alam.

Hal itu menyusul larangan motor trail memasuki Tahura Raden Soerjo. Keberadaan motorsport di area Tahura justru bertentangan dengan konservasi alam.

Larangan yang bertentangan dengan konservasi alam itu sebagaimana ditegaskan oleh Kepala Tahura Raden Soerjo Ahmad Wahyudi saat dikonfirmasi wartawan.

Ahmad Wahyudi mengungkapkan, penutupan itu dilakukan karena aktivitas yang menggunakan motor trail berpotensi merusak tanah hutan.

Baca Juga: 6 Misteri Gunung Arjuno yang Sempat Menyesatkan Peserta Lari Lintas Alam dan Sering Dialami Para Pendaki

Tanah hutan dapat tergerus saat terkena ban. Ketika hujan, area tersebut dapat menyebabkan erosi. Selain itu, kegiatan tersebut juga akan mengganggu proses infiltrasi air ke dalam tanah.

Dengan demikian, bisa menyebabkan aliran permukaan akan sangat besar. Pada akhirnya, kondisi tersebut bisa menimbulkan erosi yang dalam.

"Itu dari sisi tanah. Dari sisi suara, tentunya akan mengganggu satwa yang ada di kawasan konservasi," beber Wahyudi sebagaimana dikutip AyoMalang.com dari jaringan Republika pada 15 Agustus 2022.

Halaman:

Editor: Suryo Eko Prasetyo

Sumber: Republika.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X