Jelang Malam Jumat, Disarankan Melakukan Ziarah Kubur Sebagaimana Anjuran Nabi Muhammad SAW

- Kamis, 22 September 2022 | 17:00 WIB
Ilustrasi, ahli kubur mengetahui siapa saja yang melakukan ziarah kubur kepadanya. (Foto: Pikiran-rakyat.com) (Pikiran-rakyat.com)
Ilustrasi, ahli kubur mengetahui siapa saja yang melakukan ziarah kubur kepadanya. (Foto: Pikiran-rakyat.com) (Pikiran-rakyat.com)

AYOMALANG.COM -- Setiap Kamis siang menjelang sore hingga petangnya atau Jumat beberapa warga biasanya memenuhi kuburan.

Mereka membacakan kalimat thayyibah dan bacaan Al-Qur’an selama di pemakaman tersebut. Sebuah tradisi yang memang harus dijaga keberlangsungannya. 

Ziarah kubur merupakan salah satu perbuatan yang mengalami perubahan (nasikh-mansukh). Pada zaman awal Islam, Nabi Muhammad SAW melarang melakukan praktik ini.

Namun, kemudian larangan tersebut mansukh (diubah) menjadi suatu perbuatan yang diperbolehkan untuk dilakukan. Berkaitan dengan hal ini, malah Rasulullah bersabda dalam salah satu haditsnya:


كُنْتُ نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُورِ فَزُورُوهَا

Artinya: Dahulu saya melarang kalian berziarah kubur, tapi (sekarang) berziarahlah kalian. (HR Muslim).

Baca Juga: Aturan Baru, Arab Saudi Larang Perempuan Ziarah ke Makam Nabi Muhammad SAW

Dalam riwayat yang lain, anjuran Nabi Muhammad SAW tidak hanya memerintahkan ziarah kubur. Juga menjelaskan manfaat-manfaat dalam melaksanakan ziarah kubur. Hal ini seperti yang dijelaskan dalam hadits berikut:


كُنْتُ نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُورِ أَلَا فَزُورُوهَا، فَإِنَّهُ يُرِقُّ الْقَلْبَ، وَتُدْمِعُ الْعَيْنَ، وَتُذَكِّرُ الْآخِرَةَ، وَلَا تَقُولُوا هُجْرً

Halaman:

Editor: Suryo Eko Prasetyo

Sumber: jatim.nu.or.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X