Bagaimana Tuntunan Islam terhadap Rebo Wekasan, Rabu Akhir Safar Jelang Bulan Maulud, Begini Hadits Nabi SAW

- Selasa, 20 September 2022 | 12:34 WIB
Apa yang Harus Dilakukan di Hari Rabu Wekasan? Berikut Amalan yang Bisa Dilaksanakan di Hari Rabu Wekasan (Canva/Sri Rahmawati)
Apa yang Harus Dilakukan di Hari Rabu Wekasan? Berikut Amalan yang Bisa Dilaksanakan di Hari Rabu Wekasan (Canva/Sri Rahmawati)

 

AYOMALANG.COM -- Kehadiran Rebo Wekasan sempat menghiasi halaman trending salah satu mesin pencari media digital. Diikuti beredarnya pengingat bahwa pada minggu ketiga September 2022 atau akhir Safar 1444 Hijriah merupakan momen tersebut.

Dan amalan-amalan berikut dengan mengutip kitab tertentu. Menilik kalender Safar 1444 Hijriah yang berumur 29 hari (sampai Senin, 26 September 2022), artinya Rebo Wekasan atau Rabu pemungkas Safar jatuh pada Rabu 21 September 2022

Di antara petunjuk yang beredar adalah tuntunan berbagai wirid dengan berbagai amalan dan bacaan. Sebelum melaksanakannya, terlebih dahulu shalat sunnah li daf’il bala’ yakni shalat Hajat untuk menolak bala', 4 rakaat (setiap 2 rakaat salam) dalam Rebo Wekasan ini.

Dalam setiap rakaat yakni setiap saat berdiri setelah baca surat Al Fatihah, membaca surat tertentu dengan jumlah tertentu. Setelah selesai shalat 4 rakaat tersebut kemudian membaca surat Yasin satu kali.

Baca Juga: Sejarah Tradisi Rebo Wekasan Rabu Pemungkas saat Safar yang Warga Gresik Kembali Galakkan Pasca Pandemi Covid

Saat sampai ayat “Salamun Qoulam mir Robbir Rohim”, yang satu ayat tersebut diulang-ulang hingga ratusan kali. Kemudian dilanjutkan dengan membaca doa tertentu. Kemudian kembali dilanjutkan dengan bacaan surat Yasin, dan diakhiri doa tertentu.

Sebenarnya bagaimana tuntunan Islam yang sesuai petunjuk Nabi tentang Rabu akhir Safar ini? Benarkah amalan tersebut dapat menghindari penyakit dan sebagainya? Sebelum membahas pada inti persoalan, yang patut diketahui, Rabu akhir Safar merupakan tradisi ritual guna memohon perlindungan kepada Allah SWT dari berbagai macam malapetaka.

Khususnya yang akan terjadi pada hari tersebut. Karena bulan Shafar, sama halnya dengan bulan hijriyah lainnya, maka tanggal itu dihitung sejak matahari terbenam. Karena itu, Rabu akhir Safar jatuh pada hari Selasa, dimulai sejak Maghrib.

Halaman:

Editor: Suryo Eko Prasetyo

Sumber: pwmu.co

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X