3 Hal yang Harus Diperhatikan Menjelang Rebo Wekasan, Rabu Akhir Bulan Safar 1444 Hijriah

- Selasa, 20 September 2022 | 11:12 WIB
Apa itu Rebo Wekasan dalam Islam? Cari tahu penjelasan ulama agar akidah tetap terjaga. (Pixabay)
Apa itu Rebo Wekasan dalam Islam? Cari tahu penjelasan ulama agar akidah tetap terjaga. (Pixabay)

AYOMALANG.COM -- Di antara persoalan yang menjadi pembicaraan kalangan umat muslim khususnya di Jawa pada akhir bulan Safar tahun Hijriah adalah Rebo Wekasan.

Yang dimaksud amalan dikaitkan dengan Rabu terakhir pada Safar 1444 Hijriah. Pada tahun ini tepat pada Rabu 21 September 2022. Bagaimana panduan Islam terkait Rebo Wekasan?

Abdul Hamid Quds dalam kitabnya Kanzun Najah Was-Surur fi Fadhail al-Azminah wash-Shuhur menjelaskan banyak para wali Allah punya pengetahuan spiritual tinggi mengatakan bahwa pada setiap tahun, Allah menurunkan 320.000 macam bala bencana ke bumi.

Dan semua itu pertama kali terjadi pada hari Rabu terakhir di bulan Safar. Oleh sebab itu, hari tersebut menjadi waktu terberat sepanjang tahun.

Baca Juga: Sejarah Tradisi Rebo Wekasan Rabu Pemungkas saat Safar yang Warga Gresik Kembali Galakkan Pasca Pandemi Covid

Maka barangsiapa yang melakukan shalat 4 rakaat (nawafil, sunah), di mana setiap rakaat setelah al-Fatihah dibaca surat al-Kautsar 17 kali lalu surat al-Ikhlash 5 kali, surat al-Falaq dan surat an-Naas masing-masing sekali.

Lalu setelah salam membaca doa, maka Allah dengan kemurahan-Nya akan menjaga orang yang bersangkutan dari semua bala bencana yang turun di hari itu sampai sempurna setahun.

Mengenai amalan-amalan di atas, mengutip penjelasan mengenai Rebo Wekasan oleh Pengasuh Pesantren al-Wardiyah Tambakberas Jombang KH Abdul Kholik Mustaqim, para ulama menolak adanya bulan sial dan hari nahas Rebo Wekasan.

Baca Juga: Rebo Wekasan Sebaiknya Bagaimana? Begini Kata Ahli Fiqih, Salah Satunya Ning Sheila Hasina Zamzami Lirboyo

Halaman:

Editor: Suryo Eko Prasetyo

Sumber: nu.or.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X