Rebo Wekasan Sebaiknya Bagaimana? Begini Kata Ahli Fiqih, Salah Satunya Ning Sheila Hasina Zamzami Lirboyo

- Selasa, 20 September 2022 | 09:11 WIB
Ning Sheila Hasina Zamzami dari Pesantren Al-Baqoroh Lirboyo, Kediri
Ning Sheila Hasina Zamzami dari Pesantren Al-Baqoroh Lirboyo, Kediri

AYOMALANG.COM -- Di penghujung bulan Safar banyak umat muslim membahas seputar amalan Rabu pemungkas alias Rebo Wekasan.

Beberapa amalan Rebo Wekasan dapat bersifat hubungan vertikal antara manusia dengan Allah SWT maupun horisontal antarsesama manusia.

Beberapa hal yang sering menjadi pembahasan dalam Rebo Wekasan di antaranya pelaksanaan shalat dan amalan Rabu terakhir Safar tersebut.

Berbagai kalangan memberikan penjelasan, termasuk ahli fiqih terkait shalat Rebo Wekasan ini. Salah satunya Ning Sheila Hasina Zamzami dari Pesantren Al-Baqoroh Lirboyo, Kediri.

Baca Juga: Amalan-amalan Bulan Safar dari Perbanyak Baca Al Quran sampai Ibadah Rabu Terakhir atau Rabu Wekasan

Ning Sheila menjelaskan, banyak wali Allah yang mempunyai pengetahuan spiritual tinggi mengatakan bahwa pada setiap tahun, Allah SWT menurunkan 320.000 macam bala bencana ke bumi.

Pernyataan itu, kata dia, bersumber dari kitab Kanzun Najah was-Surur fi Fadhail al-Azminah wash-Shuhur karya Abdul Hamid Quds.

Bahwa bala bencana itu pertama kali terjadi pada Rabu terakhir pada bulan Safar. Tidak heran, banyak yang meyakini jika hari tersebut merupakan waktu terberat sepanjang tahun.

“Karya ini tidak sedikit yang meyakini. Maka, sejak saat itu, muncullah amalan-amalan saat Rebo Wekasan atau Rabu terakhir di bulan Safar,” ungkap Ning Sheila, sebagaimana dikutip AyoMalang.com dari NU Online yang dilansir jatim.nu.or.id pada Selasa 20 September 2022.

Halaman:

Editor: Suryo Eko Prasetyo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X