Khutbah Jumat Singkat Dengan Tema Pembahasan Tentang: Beriman Kepada yang Ghaib

- Minggu, 21 Agustus 2022 | 13:31 WIB
Berikut adalah Khutbah Jumat Singkat Dengan Tema Pembahasan Tentang: Beriman Kepada yang Ghaib. (Pixabay.com)
Berikut adalah Khutbah Jumat Singkat Dengan Tema Pembahasan Tentang: Beriman Kepada yang Ghaib. (Pixabay.com)

AYOMALANG.COM – Di dalam ayat yang mulia ini Allah menegaskan, bahwa salah satu dari sifat seorang mukmin adalah bagaimana dia dapat mengimani hal yang ghaib. 

Yaitu dengan cara membenarkan segala yang telah dikabarkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya mengenai hakikat sifat-sifat Allah Subhanahu wa Ta’ala atau hal-hal yang telah terjadi maupun yang akan terjadi; keadaan akhirat, hari kebangkitan, surga, nereka, shirat, dan hari perhitungan, dan lainnya dari hal-hal ghaib. Begitu juga tentang keberadaan jin. 

Sebagaimana dikutip Ayomalang.com dari Khotbahjumat.com berikut ini adalah materi Khutbah Jumat singkat tentang: Beriman Kepada yang Ghaib. 

KHUTBAH PERTAMA

الْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ يَقْضِيْ بِالْحَقِّ وَالْعَدْلِ وَيَهْدِيْ مَنْ يَشَاءُ إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيْمٍ ، يُقَدِّرُ اْلأُمُوْرَ بِحِكْمَةٍ ، وَيَحْكُمُ بِالشَّرَائِعِ لِحِكْمَةٍ وَهُوَالْحَكِيْمُ اْلعَلِيْمُ ، أَرْسَلَ الرُّسُلَ مُبَشِّرِيْنَ وَمُنْذِرِيْنَ، وَأَنْزَلَ مَعَهُمُ اْلكِتَابَ لِيَحْكُمَ بَيْنَ النَّاسِ فِيْمَااخْتَلَفُوْافِيْهِ ، وَلِيَقُوْمَ النَّاسُ بِالْقِسْطِ وَيُؤْتُوْا كُلَّ ذِيْ حَقٍّ حَقَّهُ مِنْ غَيْرِغُلُوٍّوَلاَتَقْصِيْرٍ، وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى أَلِهِ وَالتَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ وَسَلَمَ تَسْليمًا

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah

Marilah pada hari yang mulia ini, kita senantiasa melakukan introspeksi diri dan muhasabah terhadap amal-amal yang telah kita lakukan, baik yang kita lakukan untuk mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, untuk terus kita tingkatkan, atau sebaliknya yang menjauhkan kita dari Allah, untuk berusaha kita tinggalkan. Oleh karenanya, marilah kita senantiasa meningkatkan mutu keimanan dan kualitas ketakwaan kita, sebab takwa adalah sebaik-baik bekal yang dapat kita siapkan untuk menjemput akhir hidup kita yang telah ditetapkan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Allah Subhanahu wa Ta’ala telah memberikan kabar gembira kepada kita dengan Firman-Nya,

مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِّن ذَكَرٍ أَوْ أُنثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ مَاكَانُوا يَعْمَلُونَ

“Barangsiapa yang mengerjakan amal shalih, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik, dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. An-Nahl: 97)

Halaman:

Editor: Suryo Eko Prasetyo

Sumber: KhotbahJumat.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X